Kamis, 22 April 2021

Gigi Susu

Kata dokter gigi kemarin, gigi Arin yang goyang masih termasuk gigi susu, apasih gigi susu itu?

dicopas dari hallodoc.com berikut 6 fakta gigi susu.

Lain gigi susu, lain pula gigi permanen. Gigi susu ini merupakan gigi pertama pada manusia. Yang perlu ditegaskan, memahami dengan baik pertumbuhan gigi susu amat penting untuk memastikan kesehatan gigi anak. 

Fakta Gigi Susu - Penting Untuk Diketahui!

Nah, berikut ini fakta-fakta penting mengenai gigi susu yang perlu diketahui.

1. Tanggal Semuanya

Kira-kira gigi susu ini akan mulai tumbuh ketika anak berusia 8–12 bulan. Gigi ini akan terus tumbuh satu per satu. Yang mesti diingat, gigi susu ini pada akhirnya akan tanggal atau copot satu per satu. Tanggalnya gigi susu ini dimulai dari gigi susu seri, dan disusul dengan gigi taring hingga geraham. Nah, semua gigi susu yang tanggal ini akan digantikan oleh gigi permanen saat waktunya tiba. 

Lalu, di usia berapa biasanya gigi susu akan mulai tanggal? Umumnya, gigi susu ini akan mulai copot satu per satu di usia 6–7 tahun. Dalam kebanyakan kasus, gigi geraham susu akan tanggal ketika anak berusia 9–12 tahun.

2. Jumlahnya Berbeda

Gigi permanen orang dewasa berjumlah 32 buah. Bagaimana dengan gigi susu? Nah, gigi yang pada akhirnya akan tanggal ini berjumlah 20 buah. Inilah sebabnya gigi permanen berjarak lebih rapat ketimbang gigi susu, karena jauh lebih banyak. 



3. Tumbuh Tiap Bulannya

Menurut ahli dalam Stanford Children’s Healthumumnya gigi susu ini akan tumbuh setiap bulannya sejak gigi pertama muncul. Nah, ketika Si Kecil sudah mencapai usia tiga tahun, biasanya gigi susunya sudah lengkap 20 biji. 

4. Lebih Muda Karies

Katanya gigi susu lebih “lemah” dibandingkan dengan gigi permanen. Kira-kira mitos atau fakta? Kenyataannya, kekokohan gigi susu dan permanen memang berbeda. Gigi permanen memiliki enamel yang lebih tebal ketimbang gigi susu. Enamel ini merupakan permukaan terluar pada gigi, dan berguna untuk melindungi gigi dari kerusakan. 

Nah, menurut laman Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia, enamel yang tipis ini memudahkan karies tubuh dan menyebar pada gigi susu. Oleh sebab itu, jangan heran bila sering melihat anak-anak di usia prasekolah yang memiliki gigi depan berwarna kecokelatan, atau kehitaman. 

5. Berbeda Akar

Gigi susu memiliki perbedaan lainnya bila dibandingkan dengan gigi permanen. Gigi susu memiliki akar yang lebih pendek dan tipis. Kondisi ini akan membuat gigi permanen dapat berkembang di bawah gigi susu. Nah, akar yang pendek ini juga membantu agar gigi susu lebih mudah copot. 

6. Sejak dalam Kandungan

Meski umumnya tubuh pada usia 612 bulan, sebenarnya gigi susu sudah mulai berkembang sejak di dalam kandungan. Umumnya, pada usia kehamilan enam minggu. Di masa ini substansi dasar gigi sudah mulai terbentuk. Oleh karena itu, bumil disarankan untuk mengonsumsi cukup kalsium, vitamin D, vitamin C, dan fosfor untuk mendukung pertumbuhan gigi bayi bayi. 

itulah 6 fakta tentang gigi susu, semoga bermanfaat.

 

Cabut Gigi

21 April 2021 sewaktu buka bersama di rumah Alis & Micha, Arin terkejut dengan gigi taringnya yang goyang karena menggigit daging pindang tetel yang menjadi menu buka bersama saat itu, Arin langsung tidak mau makan pndang tetel, setlah dibujuk ibu akhirnya Arin mau menghabiskan nasi kluban pindang tetel walaupun tanpa daging.

"Besok ke dokter gigi ya nok, untuk cabut gigi yang goyang, sebab kalo tidak dicabut akan tumpang tindih dengan gigi baru/permanen, gigi jadi tidak rata" saran bapak ibu. tapi Arin tidak mau, padahal pernah ke dokter gigi untuk cabut gigi susunya.


22 April 2021 sepulang sholat terawih Arin minta diantar ke dokter gigi harus bapak & ibu yang antar jangan salah satu dan pulangnya minta dibelikan es krim, padahal kemarin Arin tidak mau dicabut giginya, usut punya usut ternyata besok Arin mau diajak ibu khataman qur'an dan buka bersama di tempat teman ibu, biar makannya tidak terganggu gigi goyang katanya, biasa aja ini anak. Walaupun saat itu ibu sudah lelah seharian kulak toples banyak banget (400an biji) pekalongan batang pakai motor. demi anak sholekhah bapak ibu mengantar Arin ke dokter gigi faskes BPJS kesehatan, tak lupa membawa kartu BPJS biar tidak bayar he he he.

Sampai di tempat praktek dokter gigi jam 20.45, antrian cukup banyak ada sekitar 6 pasien yang menunggu, kami menunggu cukup lama sampai Arin ketiduran di kursi, jam 22.00 Arin dipanggil masuk ruang praktek ditanya dokter kenapa, gigi taring kiri bawah goyang dok, oh ini masih gigi susu, sejurus kemudian dokter mengambil  alat sambil ngajak ngobrol Arin dan tidak ada 5 menit gigi susu Arin sudah tercabut, kapas ditempelkan dibekas gigi yang dicabut, dan kamipun pulang tak lupa beli es krim yang sudah diimpikan sejak berangkat tadi. 

Setelah tumbuh gigi permanen tolong dijaga ya nak, karena gigi sehat makan jadi nikmat.


Tidur Siang

Tidur siang atau Qailulah termasuk sunah Nabi, selain untuk mengistirahatkan tubuh, tidur siang banyak manfaatnya.



Disalin dari artikel www.grid.id, tidur siang selama 45 menit, setidaknya memiliki 8 manfaat, seperti : 

1. Menurunkan risiko penyakit jantung, 

2. Mencegah penuaan dini,


3. Menimbulkan kreativitas, 

4. Memperbaiki suasana hati, 

5. Membantu menurunkan berat badan, 

6. Membantu memperbaiki sel, 

7. Meningkatkan kinerja, 

8. Meningkatkan daya ingat.

Jadi selain banyak manfaat juga dapat pahala menjalankan sunah Nabi

Ayo tidur siang 

Rabu, 21 April 2021

Cara setan merusak keluarga

 sumber dari instagram


Sebuah narasi percakapan iblis kepada anak buahnya :

"Jika kau ingin merusak sebuah keluarga, rusaklah dulu ibunya!!

Beri ia perasaan akan rasa lelah bertubi yang membuatnya merasa lemah dan habis energi.

Jika ia sudah lelah, ambil rasa syukurnya.

Biarkan ia merasa bahwa hidupnya habis untuk mengurus keluarga dan buatlah ia tidak memiliki apapun, selain lelah yang didapatnya.

Setelah kau ambil rasa syukurnya, buatlah ia menjadi orang yang tidak percaya diri.

Buatlah ia merasa kurang dan kurang dari sisi materi sehingga mudah mengeluh kepada suami dan anaknya.

Sibukkan pandangan matanya untuk melihat kebahagiaan dan kesenangan orang lain dan buatlah ia lupa akan kebaikan yang ia miliki.

Buatlah ia merasa minder dan merasa tidak berharga.

Jika itu sudah terjadi, ambillah juga sabarnya.

Gundahkan hatinya agar ia merasa ada banyak hal yang berantakan dalam rumahnya, buatlah ia merasa betapa banyak masalah yang ditimbulkan dari anak dan suaminya.

Goda lisannya untuk berkata kasar, hingga nanti anak -anak mencontohnya dan tak menghargainya lagi, lalu bertambahlah kemarahan demi kemarahan, hilanglah aura syurga dalam rumah.

dan kau akan menemukan perlahan, rumah itu rusak...dari pintu seorang IBU."

Sekali lagi, makhluk penting itu bernama IBU.

Lelah yang tidak kunjung selesai menjadi pintu masuknya setan.

Ia mengambil bahagiamu, mengambil sabar dan syukurmu.

Wahai Ibu...

Jangan biarkan setan mengambil itu.

Jangan kau lelah, istirahatlah.

Jika kau lelah, bagilah bebanmu.

Sungguh tak ada satupun yang akan membiarkanmu merasa sakit sendiri, jika kau pandai menghargai dirimu.

Ringankan tugasmu Bu, jangan menekan dirimu terlalu keras, sesekali tak masalah rumahmu kotor, tak masalah betapa banyaknya pekerjaan yang belum kau tuntaskan.

Jangan terjebak dalam waktumu Bu, sungguh tugas muliamu jauh lebih penting dari sekedar rutinitas yang kau lakukan setiap harinya.

Istirahatlah...

___________________

Ayo para suami, jangan biarkan setan merusak keluargamu lewat istrimu, ringankan beban pekerjaannya, besarkan hatinya, dukunglah usahanya, berilah waktu untuk "me time" nya, dengarkan keluh kesahnya, semoga baiti jannati hadir di rumah kita. Aamiin.

Selasa, 20 April 2021

Rumus KAYA

 

Kaya = Keinginan < Kebutuhan < Kemampuan

Atau

Kaya = Kemampuan > Kebutuhan > Keinginan

Kaya itu jika keinginan lebih kecil dari kebutuhan dan kebutuhan lebih kecil dari kemampuan.



"Sedikitkan keinginan cukupkan kebutuhan dan perbanyak kemampuan maka kamu akan KAYA"

Buktikan!

Senin, 19 April 2021

Scalling

Setiap saya gosok gigi selalu ada darah di sikat gigi, ketika meludah juga kadang ada sedikit darah, apalagi saat bicara, bau mulut tidak enak, jadi kurang pd kalau mau bicara dengan orang lain apalagi saat pakai masker bau mulut kecium sendiri huu tidak enak rasanya. Ternyata semua itu karena karang gigi, walaupun saya sikat gigi sampai berkali kali atau pakai obat kimia sekalipun, karang gigi tidak bisa lepas dan bersih, satu satunya cara yaitu dengan scalling atau pembersihan karang gigi.



Dari ketidak nyamanan itu timbul niat saya untuk pembersihan karang gigi, bertanyalah saya pada dokter gigi langganan, ternyata biayanya antara 200 – 300 ribu untuk semua gigi, biaya scaling tidak dicover BPJS lho.

Kebetulan baru dapat SHU dari koperasi karyawan yang nilainya 300an ribu, segeralah saya menuju ke dokter gigi 05 April 2021 habis maghrib bersama istri dan anak sholekhah.

Sampai di tempat praktek dokter gigi menunggu antrian nomer 3, setelah tiba giliran masuk ruang periksa ditanya dokter mau dibersihkan semua atau cuma bawah saja? Saya pilih semua aja biar bersih tuntas.



Kursi direbahkan, gigi diganjal sehingga mulut terbuka, mata saya ditutup pakai tisu agar tidak silau dengan lampu yang menyorot ke mulut saya, dokter gigi mulai membersihkan plak gigi dengan alat khusus dibantu satu asisten, suara alat memekik seperti gerinda listrik, air liur bercampur sedikit darah yang berkumpul dimulut disedot dengan alat khusus, karang gigi rontok, kadang ada bagian gigi yang linu waktu dibersihkan,  proses ini memakan waktu 45 menit menurut istri saya yang menunggu diluar ruang periksa. Setelah selesai proses pembersihan saatnya pembayaran “berapa dok” tanya saya, “untuk plak segitu biayanya 250ribu aja” jawab bu dokter, mungkin plak saya termasuk sedang, “apakah sudah benar – benar bersih dok?” Bu dokter memberi saya cermin untuk memastikan bahwa karang gigi telah hilang dari gigi saya. Pesan bu dokter “setahun lagi bisa datang kesini lagi untuk pembersihan gigi” terima kasih kata saya.

Efeknya setelah pembersihan, Alhamdulillah gigi jadi kesat, bau mulut hilang, sewaktu gosok gigi tidak berdarah lagi, saat pakai masker tidak tercium bau mulut sendiri, mulut terasa bersih siap menyambut bulan suci seminggu lagi (jatuh tgl. 13 April 2021). 

Jumat, 16 April 2021

Donor Darah #30

 Kemarin ada WA masuk dari PMI mengabarkan bahwa hari ini Sabtu 16 April 2021 sudah saatnya saya donor darah, disitu tertulis lokasi donor ada di Masjid Baitul Makmur (sebelah RSI) jam 20.00 sampai 22.00 WIB, maka sepulang dari sholat tarawih dan tadarus dirumah, kami bertiga (saya, istri dan anak sholikhah) berangkat menuju lokasi donor.



Tidak seperti biasanya, malam itu para calon pendonor tampak antusias sampai mengantri cukup panjang, biasanya dapat nomor antrian 5, 3 bahkan pernah antrian 1, malam ini dapat nomor 23, walaupun dapat nomer antrian 23 rasanya tidak terlalu lama menunggu, karena proses pengambilan darah dalam mobil ada 4 bed, selain itu dari para calon pendonor ada beberapa yang tidak lolos syarat menjadi pendonor, entah itu karena kondisi kurang sehat,  tekanan darah terlalu tinggi/rendah, HB dibawah 12.5g% atau diatas 17g%, berat badan kurang dari 45 Kg atau usia kurang dari 17 Th atau malah lebih dari 65 Th, selain syarat itu dalam masa pandemi covid-19 ini ada beberapa pertanyaan yang diajukan dokter pengetes untuk memastikan pendonor tidak mempunyai resiko tinggi terkena covid-19, seperti pertanyaan seminggu ini apakah pernah ke luar kota? Apakah dalam waktu dekat pernah berkumpul dengan lebih dari 20 orang? Apakah pernah terkena covid? Apakah sudah divaksin? Selain itu juga dites saturasi oksigen, jika jawaban dari pertanyaan – pertanyaan tersebut mengarah pada resiko tinggi covid juga saturasi oksigennya dibawah 95% bisa jadi calon pendonor tidak lolos untuk mendonorkan darahnya. Alhamdulillah saya lolos semua persyaratan itu semua.

Pengambilan darah dilakukan tidak lebih dari 15 menit, sepertinya ada yang beda dari selang yang digunakan tidak seperti biasanya, ada semacam pengunci pada selang sehingga ketika darah yang diambil sudah sesuai yang ditentukan biasanya 350 ml, alat akan berbunyi dan kunci selang tinggal dipencet dan jarum bisa langsung dilepas, hal ini setidaknya bisa mempercepat proses pengemasan kantong darah daripada cara sebelumnya selang diikat dan dipotong sewaktu jarum masih menempel di tangan.



Setelah pengambilan darah sudah selesai, saya bawa formulir ke tempat pendaftaran dan diganti dengan bingkisan yang juga tidak seperti biasanya, Alhamdulillah berkah Ramadhan.

  


Apakah banyaknya calon pendonor tadi karena tertarik bingkisan yang tidak biasa ini? Mengingat pada WA tertulis *disediakan bingkisan tambahan untuk pendonor yang berhasil donor (program ramadhan)  Atau mungkin kesadaran peduli pada sesama semakin meningkat di bulan Ramadhan ini?

Apapun motivasi dan niat dari para pendonor yang penting perbuatan baik mereka dapat menyelamatkan jiwa saudara kita yang membutuhkan, terlebih dibulan suci ini setiap amal baik akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.  Semoga amal baik kita diterima oleh Allah SWT, Aamiin.

Saya atau Aku?

Saya dan Aku adalah sama artinya, kata ganti orang (pronomina) pertama tunggal, namun pemakaian kata Saya dan Aku bisa jadi berbeda dalam penulisan maupun tuturan verbal (percakapan atau pidato).

Menurut kamus online KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Aku pronomina (kata ganti orang) yang berbicara atau yang menulis (dalam ragam akrab); diri sendiri; sedangkan kata Saya menurut KBBI orang yang berbicara atau menulis (dalam ragam resmi atau biasa).

Jadi penggunaan kata Saya lebih kepada tulisan atau percakapan yang bersifat resmi sedangkan Aku bersifat akrab.

Lebih baku mana ya Saya atau Aku?

Saya rasa lebih baku Saya

Kamis, 15 April 2021

Bapak Sedo

Hari itu Selasa Pon, 23 Maret 2021 10 Sya’ban 1442 H, tidak seperti biasanya, perasaan tidak enak dan tangan ini terasa dingin, seperti ada firasat yang kurang enak, saat masuk kerja sengaja aku parkir motor pada posisi paling depan agar saat keluar tidak terhalang motor lain, dalam hati berniat pulang awal untuk menjenguk kondisi Bapak.

Jam 11 siang HP Nokia 105 ku berdering, diujung telpon Bapak bicara dengan nada yang jelas minta nanti sore dibelikan obat pelancar kencing, aku sarankan agar bapak minum air putih saja yang cukup, mengingat sudah banyak obat yang pelu diminum selepas periksa ke dokter Laurenz (spesialis Paru) empat hari sebelumnya.

Perasaanku agak tenang mendengar bicara bapak yang masih jelas, aku lanjutkan aktifitas kerja seperti biasa. Sementara di rumah Bapak ada istri dan adikku yang menjaga Bapak, sebelumnya memang Bapak berpesan agar tiap hari aku datang ke rumahnya.

Jam setengah 2 istriku berkabar lewat telegram kalau Bapak menanyakan kapan aku datang, jam 2 memang sudah aku niatkan untuk pulang awal, tapi ada tugas mendadak yang harus aku selesaikan jam itu juga. Setiap menit istriku selalu berkabar kalau Bapak nafasnya sesak dan menanyakan aku terus, sampai jam 3 sore aku ijin untuk pulang awal.



Sampai di rumah Bapak ternyata Bapak telah berpulang ke rahmatullah, masih hangat saat kupegang tangan dan tubuhnya, tak ada lagi nafas berat dan sesak, hanya wajah cerah dan damai yang terlihat, semoga sakit yang diderita Bapak bisa menghapus semua dosa – dosanya, dan kesabarannya berbuah pahala, Semoga khusnul khotimah Aamiin, kami ikhlas melepasmu pulang kehadiratNya,

Al Fatikhah